Pengenalan
Interface
Interface merupakan antarmuka jaringan atau perangkat yang memungkinkan mereka untuk saling berkomunikasi dan bekerja pada layer 1 dari model OSI.
Default Gateway
Default gateway meneruskan subnet lokal ke perangkat di subnet lain. Dengan kata lain, gateway default menghubungkan jaringan lokal ke internet atau jaringan lain.
Contoh Default Gateway:
- 192.168.1.1
- 192.168.1.254
Catatan: Default gateway tidak boleh memiliki IP address yang sama dengan perangkat lain dalam jaringan.
Konfigurasi
Interface
Interface digunakan untuk menghubungkan perangkat dengan router melalui port yang tersedia.
Contoh Konfigurasi Interface:
- PC 0 :
fa 0/0
- Router :
fa 0/1
Menambahkan IP Address ke Interface
(c)# interface fastEthernet <port>
(c)# ip address <ip_address> <subnet_mask>
(c)# no shutdown
Mengelompokkan IP Address pada Interface Range
(c)# interface range fastEthernet <start_port> - <end_port>
(c)# ip address <ip_address> <subnet_mask>
(c)# no shutdown
Menonaktifkan Interface
(c)# shutdown
Mengaktifkan Kembali Interface
(c)# no shutdown
Menampilkan Informasi Interface yang Terhubung
# show ip interface brief
Mengatur IP Address PC
Format Konfigurasi:
- IP Address:
<ip_address>
- Subnet Mask:
<subnet_mask>
- Default Gateway:
<ip_interface_router>
Contoh Konfigurasi:
PC 0:
- IP Address:
192.168.1.1
- Subnet Mask:
255.255.255.0
- Default Gateway:
192.168.1.254
Router:
- fa 0/0:
192.168.1.254
Kesimpulan
Jaringan
- Dalam jaringan, perangkat hanya bisa berkomunikasi dengan perangkat yang berada di jaringan yang sama.
- Perangkat hanya dapat mengirim lalu lintas langsung ke alamat IP yang berada dalam jaringan yang sama.
Contoh Kasus:
Tiga Perangkat dalam Jaringan:
-
A =
192.168.1.1/24
-
B =
192.168.1.2/24
-
C =
192.168.2.1/24
-
Perangkat A dapat berkomunikasi dengan perangkat B karena mereka berada dalam jaringan yang sama.
-
Perangkat A dan B tidak dapat berkomunikasi dengan perangkat C yang memiliki IP
192.168.2.1
karena mereka berada dalam jaringan yang berbeda.
Default Gateway
- Default gateway adalah alamat IP router yang digunakan oleh perangkat untuk mengirim lalu lintas ke jaringan luar.
- Setiap perangkat dalam jaringan harus dikonfigurasikan dengan default gateway yang benar untuk berkomunikasi dengan jaringan lain.
Contoh:
Jika kita memiliki komputer dengan IP 192.168.1.10 yang terhubung ke router dengan antarmuka 192.168.1.254, maka router ini berfungsi sebagai default gateway untuk komputer tersebut.
- Router memungkinkan perangkat dari satu jaringan untuk berkomunikasi dengan perangkat di jaringan lain.
- Pastikan perangkat terhubung ke router dengan benar dan mengatur default gateway dengan benar agar komunikasi antar jaringan berfungsi.
Contoh Pengaturan Jaringan dengan Router:
Jika kita memiliki dua jaringan yaitu 192.168.1.x
dan 192.168.2.x
, kita dapat menggunakan router untuk menghubungkan keduanya.
- Antarmuka router 1:
192.168.1.1
atau192.168.1.254
- Antarmuka router 2:
192.168.2.1
atau192.168.2.254
Dengan konfigurasi ini, router memungkinkan perangkat dari kedua jaringan untuk saling berkomunikasi.
Tambahan Konfigurasi Router
Mengatur Routing Statis
(c)# ip route <destination_network> <subnet_mask> <next_hop>
Contoh:
(c)# ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 192.168.1.254
Mengaktifkan DHCP Server di Router
(c)# ip dhcp pool <nama_pool>
(c)# network <ip_network> <subnet_mask>
(c)# default-router <ip_router>
(c)# dns-server <ip_dns>
Contoh:
(c)# ip dhcp pool LAN
(c)# network 192.168.1.0 255.255.255.0
(c)# default-router 192.168.1.254
(c)# dns-server 8.8.8.8
Menampilkan Konfigurasi DHCP
# show ip dhcp binding
Menampilkan Routing Table
# show ip route
Dengan konfigurasi ini, jaringan dapat diatur dengan lebih optimal dan fleksibel sesuai kebutuhan.